Rabu, 02 Juni 2010

Parade Sayap-Sayap Patah

tak lengkap rasanya kau bilang cinta,
kalau kau tak kata yang patah hati
beruntunglah kalian yang tak pernah patah
karena untuk menyambung kembali tak pernah mudah

coba buka matamu, kan kau lihat dimana-mana patah hati
di kelasmu, teman yang biasa lucu tertunduk sendu habis putus cinta
di kostmu, ada sahabat cerdas IP cumlaude jadi gila ditinggal cinta
di kantor bosmu yang garang jadi diam muram ditinggal kekasih
ada pula suami tetangga yang murah senyum nyaris gantung diri
kau longok rumah makan, kau lihat piring utuh tak termakan
hanya dipandangi sesosok tubuh sendiri patah hati tanpa ruh
kau lihat sinetron murahan, kau dapati air mata bak curah hujan...


tak kenal waktu, kau dapati mereka yang terpatah
sebelum subuh kau dengar tangis cinta di sujud tahajud mereka
kala surya terbit kau dapati orang menangis di pasar-pasar, di sekolah-sekolah
bahkan kau bisa dengar doa-doa cinta mereka di sela-sela sholat dhuha
siang kau temukan mereka menyepi di gudang tua, di kolong-kolong jembatan
sore kau masih bisa lihat mereka di restoran-restoran mahal
tengah malam kan lebih banyak lagi...
tangis bersahut-sahutan tanpa irama paduan suara


kau lihat ekspresi mereka pun sejuta macam
ada yang diam membabi buta meraung kesurupan
kalau artis, caci maki seret meja hijau, masuk berita sampah
ada pula seharian muram paksa senyum tak kunjung datang
yang lain diam membisu, tahu-tahu masuk berita kriminal
Dar Der Dor, gantung diri, iris nadi, atau tenggak baygon
yang tak berani, hanya menuliskannya dalam diary
kata-kata sastra berpuisi,'yah' seperti diriku ini



Ah sudah, jangan kau adili mereka yang patah berserak
dengan kata-kata sinismu, dengan iqob-iqob-mu, dengan boikot-boikotmu
pengasingan, penon-aktifan, taujih-taujih menghunjammu...
ghibah-ghibahmu, gosip-gosipmu....
sungguh andai kau yang merasa, kau tak kan mau dibegitukan
rasanya remuk sudah hati mereka, sungguh kasihan jiwa-jiwa lembut itu
jangan lagi kau bebani jiwa mereka,
jiwa-jiwa lembut para pencinta,
jiwa-jiwa dengan energi suci mulia


karena selayaknya kita mendoakan mereka, aku, dan kau
parade bersayap namun lumpuh tiada terbang
agar mereka dipertemukan dengan doa-doa mereka,
doa-doa seusai sholat, didalam sujud-sujud panjang mereka,
Agar mereka berdoa, dan terus berdoa... sambil terjaga disela jiwa sakit mereka
Jika Allah menjawab doanya, Ia kan menambah imannya…
Jika Allah belum menjawab doanya, Ia menambah kesabarannya…
Jika Allah menjawab tapi bukan doanya, Ia memberikan yang terbaik untuknya.

Agustus 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar